Home » ACARA » PESAN GURU MULIA HABIB UMAR BIN HAFIDZ KEPADA BANGSA INDONESIA
PESAN GURU MULIA HABIB UMAR BIN HAFIDZ KEPADA BANGSA INDONESIA

PESAN GURU MULIA HABIB UMAR BIN HAFIDZ KEPADA BANGSA INDONESIA

Alhamidy Banyuanyar- Dalam kunjungan beliau untuk yang kedua kalinya di Lembaga Pesantren Islam (LPI) AL HAMIDY BANYUANYAR PAMEKASAN setalah kunjungan beliau yang pertama bersama Ulama Tapal Kuda (2005) Habib Umar bin Hafidz berpesan agar umat Islam di Indonesia tidak mudah terpengaruh sekaligus selalu mewaspadai ancaman fitnah yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

IMG_8315 copy

Hal itu disampaikan beliau saat memberikan sambutan dalam kegiatan Sarasehan & Solusi Masalah Kekinian yang digelar di Pondok Pesantren Al-Hamidy Banyuanyar, Desa Potoan Daya, Kecamatan Palengaan, Senin (23/10/2017).

“Umat Islam harus meneladani perjuangan Nabi Muhammad Sallahu ‘Alaihi wa Sallam dan para sahabat yang setia kepada Rasulullah Sallahu ‘Alaihi wa Sallam,” kata Habib Umar di hadapan ratusan kiai yang bersalal dari berbagai daerah termasuk luar Pulau Jawa.

Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa ilmu dan kebiasaan nabi beserta sahabat tidak akan lekang termakan zaman. “Mari kita ikuti semua ilmu dan kebiasaan Rasulullah beserta sahabat, laksana lautan manis yang terus mengalir hingga akhir zaman,” ungkapnya.
“Kami berharap pesantren di Indonesia, khususnya di Al-Hamidy Banyuanyar terus konsisten mengembangkan keilmuan dan keimanan tanpa terpengaruh tipudaya politik dan kepentingan duniawi semata,” harapnya.

Sementara Pengasuh LPI Al-Hamidy Banyuanyar RKH. Mohamad Rofi’i Baidhowi menyampaikan terima kasih atas kehadiran Habib Umar bin Hafidz ke pesantren yang diasuhnya. “Kami sangat berterima kasih atas kehadiran beliau (Habib Umar) beserta rombongan ke pesantren ini,” ungkapnya.

Beliau (RKH. Muhammad Rofi’i Baidhowi) juga berharap kedatangan salah satu habaib bisa menjadi motivasi bagi para santri, khususnya bagi masyarakat luas. “Kehadiran Habib Umar Bin Hafidz sangat berarti bagi perkembangan pesantren dan keilmuan bagi santri,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*