Home » ACARA » Dauroh Ilmiyah “Al-Biy’ah Al-Mushthafawiyah” (Lingkungan Sang Mushthafa)
Dauroh Ilmiyah “Al-Biy’ah Al-Mushthafawiyah” (Lingkungan Sang Mushthafa)

Dauroh Ilmiyah “Al-Biy’ah Al-Mushthafawiyah” (Lingkungan Sang Mushthafa)

Alhamidy Banyuanyar-Untuk mempererat ukhuwah islamiyah  Al-Hamidy bekerja sama dengan Majelis Muwasholah Baina Ulamail Muslimin beserta Al-Wafa’ Bi’ahdillah mengadakan daurah ilmiyah dengan tema “al-bi’ah al-musthafawiyah”. Sebagai pemateri dalam  tersebut pihak panitia mendatangkan seorang yang al-arif billah adda’i ilallah Al-Habib Abdulah bin Abdul qodir Al-Habsyi dari Hadromaut Yaman dan didampingi Al-Habib Ubaidillah Al-Habsyi dari Surabaya sebagai penarjemah.

Daurah Ilmiyah yang dimulai pada jam 10:30 WIB dan dipusatkan di Mushollah pesantren lantai dua berjalan cukup lancar dengan setting sebagaimana yang direncanakan sebelumnya, peserta yang didominasi oleh ulama’ dari empat kabupaten di wilayah madura tampak khusyu’ menyimak penjelasan dalam Daurah Ilmiyah tersebut yang dilaksanakan pada hari selasa 08 Shoffar 1438 H. /08 Novenber 2016 M.

Acara tersebut dibagi menjadi dua jalsah. Jalsah pertama pemateri lebih meluangkan waktunya untuk menyampaikan  tentang perjalanan hidup Rasulullah SAW, diharapkan agar umat  mengikutinya sehingga suasana islami lebih terasa di dalam menjalani kehidupan ini, beliau mengatakan bahwa”untuk membangun lingkungan ala Rasulullah (Biy’atul Mushthafawiyyah) sudah seharusnya kita meniru sifat-sifat yang melekat pada diri Rasulullah yang diantaranya berkata lemah lembut, beramal shalih, beraqidah yanng benar”. Acara kemudian dilanjutkan dengan ISHOMA (istirahat shalat dan makan) selama 1 setengah jam.

Pada jalsah kedua beliau menyampaikan seputar Ahlussunnah Wal Jamaah yang saat ini sedang dilanda banyak persoalan yang harus diselesaikan melalui musyawarah dan tidak bisa secara individual atau perorangan, sekaligus antisipasi terhadap aliran-aliran sesat yg meresahkan ummat muslim. Selain itu peserta di beri waktu untuk bertanya langsung pada pemateri seputar tema yang telah dipaparkan.pada jam 04 :20 WIB. Cicit habib ali bin muhammad bin husain (pengarang kitab simthud durar) tersebut mengakhiri daurah ilmiyah dengan mengijazahkan maulid simthud durar karangan kakek beliau  secara terbuka kepada para hadirin dan ratusan santri kemudian dilanjutkan pembacaan doa bersama yang dipimpin langsung oleh beliau.

 

(Tim redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*